Kamis, 02/05/2013 13:07 WIB

Hari ke-199 Jokowi

Jokowi Siap Bangun Parkir Bawah Tanah di Monas

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Parkir liar yang menghiasi sepanjang kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, bakal 'dilenyapkan'. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menawarkan solusi parkir bawah tanah di Lapangan IRTI, Monas.

Parkir liar menjadi salah satu topik bahasan saat Jokowi menerima kunjungan Gubernur Lemhannas Budi Susilo Supandji. Budi mengeluhkan maraknya parkir liar di sekitar kantor Lemhannas dan Balaikota itu.

"Solusinya, tahun depan kita akan mulai bangun parkir dalam tanah. Ini di depan kita, di lapangan IRTI (Monas). Jadi nanti semuanya akan di dalam, nggak ada lagi yang di atas tanah," kata Jokowi di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (2/5/2013).

Ia mengatakan parkir bawah tanah itu bakal digarap oleh Pemprov DKI Jakarta. Dana pembangunan diambil dari kantong APBD DKI Jakarta. "Kalau nggak salah nanti lewat Dinas PU, mungkin," ujar dia.

"Jadi tahun ini, baru perencanaan. ya tahun depan pelaksanaannya," kata Jokowi yang mengenakan seragam Korpri warna biru itu.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(aan/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%