detikcom
Kamis, 02/05/2013 08:49 WIB

Pilbup Garut, Kubu Deddy Dores Klaim Kumpulkan 83 Ribu KTP

Mansyur Hidayat - detikNews
Jakarta - Pasangan bakal calon bupati/wakil bupati Garut, Jawa Barat, Dedi Suryadi dan Deddy Dores mulai bergiat menghimpun dukungan masyarakat sebagai syarat pencalonan. Pasangan ini juga sudah mensosialisasikan diri lewat baliho.

Dedi Suryadi mengklaim pihaknya sudah mengumpulkan 83 ribu fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). Jumlah ini melebihi batas minimal yang ditentukan KPUD.

"Insya Allah kalau dukungan sudah lebih, sebenarnya saya sudah punya modal dukungan dua kali lipat yang ditentukan KPUD Garut," ujar Dedi saat ditemui di rumahnya di Desa Langensari, Tarogong, Garut, Kamis (2/5/2013).

Dedi mengaku sudah mantap memilih artis senior Deddy Dores sebagai bakal calon wakil bupatinya. Dia yakin Deddy Dores akan mendongkrak perolehan suara di Pilbup pada 8 September 2013.

"Ya, kalau hasil survei, suara Deddy Dores lumayan walaupun tidak berada di peringkat pertama sebagai bakal calon yang memiliki popularitas tinggi," ungkap Dedi.

Dedi Suryadi yang sempat menjabat ketua DPRD Garut, periode 2004-2009 mengaku baru memasang sekitar 70 buah baliho dengan tagline "D2, Kami Datang dengan Cinta". Pasangan ini berencana mendaftarkan diri ke KPU Garut, Senin (6/5/2013) mendatang.

"Kami bersama Deddy akan mendaftar ke KPUD Garut pada hari pertama pembukaan pendaftaran, " ucapnya.

Lanjutnya, hampir semua bakal calon kepala daerah Garut memiliki kualitas kepemimpinan yang baik dan memiliki dukungan cukup banyak, hal itu kata Dedi menjadi pemicu dirinya untuk terus maju sebagai bakal calon kepala daerah.

"Semakin banyak calon yang berkualitas, mudah-mudahan kepala daerah Garut ke depan bisa memenuhi harapan masyarakat," pungkasnya.

(fdn/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%