Detik.com News
Detik.com

Rabu, 01/05/2013 23:13 WIB

Diduga Korsleting, Mesin Nissan Terrano Terbakar

Zainal Effendi - detikNews
Diduga Korsleting, Mesin Nissan Terrano Terbakar
Surabaya - Sebuah Nissan Terrano Grandroad G2 yang sedang melintas di Jalan Pemuda tepatnya depan Kantor RRI terbakar. Tak ada korban dalam kejadian yang menyebabkan kawasan Pemuda macet, hanya sang pengemudi mobil naas tersebut syok.

Ida Bagus Brahma Yuda, pemilik mobil bernopol L 1910 EZ itu menjelaskan kronologis kebakaran yang menimpa mobilnya itu berawal ketika dirinya melihat asap putih tebal keluar dari kap mesin.

"Asap putih itu tiba-tiba keluar dari dalam kap mesin. Saya langsung minggir, berhenti dan keluar dari mobil," katanya kepada detik.com dengan gemetaran, Rabu (1/5/2013) malam.

Setelah itu, warga Manyar Tirtoyoso ini membuka seluruh pintu mobil, karena asap mulai masuk kedalam kabin dan meminta pertolongan kepada petugas polisi yang sedang patroli di sekitar Plasa Surabaya.

"Satu mobil PMK langsung datang 5 menit berselang dan saat dibuka kap, tidak terlihat api hanya asap putih tebal," ujar Yuda.

Dosen Untag Surabaya ini menambahkan, dirinya berangkat dari rumah hendak menjemput anaknya di SMU Trimurti, di kawasan Gubernur Suryo. Namun baru sampai di Jalan Pemuda mobil keluaran 2004 ini mengeluarkan asap putih.

Ia menduga kebakaran yang menimpa mobilnya diduga konsleting pada kabel tape yang baru digantinya beberapa waktu lalu. "Mungkin karena masangnya yang tidak pas. Meski saya sangat sayang dengan mobil tapi yang penting saya selamat dan tidak mengalami luka apapun," jelasnya.

Untuk memadamkan api, dua unit mobil kebakaran dikerahkan kelokasi. Arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat padat diakibatkan petugas menutup sebagian lajur untuk memberi ruang kepada petugas kebakaran memadamkan api.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ze/iwd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%