detikcom
Rabu, 01/05/2013 19:14 WIB

Alumnus IPB Minta KY Awasi Sidang Bioremediasi Chevron

Rivki - detikNews
Sidang Chevron (ist.)
Jakarta - Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) melaporkan kepada Komisi Yudisial (KY) perkara bioremidasi Chevron dengan terdakwa Ricksy Prematuri. Mereka meminta KY untuk melakukan pengawasan terhadap para majelis hakim dalam perkara tersebut.

Alumni IPB yang melapor diwakili 3 alumni yaitu Ahmad Mukhlis, Odjat Sudrajat dan Andi Irman. Mereka berharap agar KY mengawal proses hukum persidangan tersebut.

"Kamu tergerak mengajukan permohonan ini dengan alasan kemanusiaan karena keadilan milik semua warga negara RI, tidak terkecuali Ricksy Prematury," tulis para 3 alumni IPB tersebut dalam siaran pers kepada detikcom, Senin (1/5/2013).

Para pelapor menganggap terjadi kejanggalan dalam sidang tersebut. Dalam persidangan tersebut, hakim memberi waktu 3,5 bulan untuk menghadirkan 26 saksi ahli. Sedangkan terdakwa hanya diberikan waktu 1 minggu untuk saksi ahli.

"Padahal kasus yang menjadi perkara ini perlu melibatkan saksi ahli yang kompeten," ungkapnya.

Mereka berharap agar KY bisa menyampaikan harapan untuk mewujudkan proses peradilan Indonesia yang lebih dan transparan. Selain Ricky terdapat empat terdakwa lainnya dalam kasus bioremediasi tersebut. Mereka adalah Herlan bin Ompo dan 3 karyawan Chevron yaitu Endah Rumbiyanti, Widodo dan Kukuh Kertasafari.

Dalam persidangan Ricksy, Jaksa Penuntut Umum menuntut hukuman penjara selama 12 tahun. Sedangkan Herlan bin Ompo selama 15 tahun.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%