detikcom
Rabu, 01/05/2013 18:35 WIB

Massa Buruh Tinggalkan Sampah, Jokowi: Mestinya yang Demo Nyapu Jalan

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Unjuk rasa massa buruh di Jakarta yang menyisakan rusaknya taman dan ceceran sampah sisa makanan membuat Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, gusar. Dia pun mengingatkan pengunjuk untuk membantu menjaga kebersihan kota, bahka ikut menyapu jalan dan menanam kembali tanaman yang rusak.

"Ya mestinya yang demo itu nyapu jalan-jalan yang kotor itu dan menanam tanaman yang rusak. Ya harus gitu!" ujar Jokowi di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (1/5/2013).

"Mosok saya yang bagian nyapu," sambungnya dalam nada canda.

Jokowi mengakui dirinya tidak menemui massa buruh pengunjuk rasa hari ini. Dia berharap Hari Buruh tahun mendatang tidak lagi diperingati dengan unjuk rasa sebab menggangu aktifitas masyarakat lainnya juga.

"Hari Huruh itu sebaiknya nggak usah demo, ya kan? Karena memacetkan lalu-lintas, mengganggu masyarakat yang lain. Menyampaikan aspirasinya tidak harus lewat demo," kata Jokowi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(jor/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%