detikcom
Rabu, 01/05/2013 17:33 WIB

May Day, Sesama Buruh Berebut Logo Organisasi di Pengadilan

Rivki - detikNews
Halaman 1 dari 2
Logo yang diperebutkan (dok.ist)
Jakarta - Ratusan ribu buruh di Indonesia bergabung bersama-sama memperingati Hari Buruh. Tapi siapa sangka, di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat (PN Jakpus), ada 2 pihak buruh yang bertarung sengit memperebutkan logo organisasi mereka.

Kisruh terjadi saat kedua tokoh buruh yaitu Muchtar Pakpahan dan Rekson Silaban memperebutkan logo Konfedarasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI). Pertarungan itu pun dimenangkan oleh Muchtar. Majelis hakim memutuskan Muchtar sebagai pemilik logo resmi KSBI.

"Menyatakan mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian," kata ketua majelis hakim Kasianus Telaumbanua saat membacakan putusan, di PN Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Jakarta, Rabu (1/5/2013).

Atas putusan tersebut, majelis membatalkan pendaftaran hak cipta logo KSBSI milik Rekson Silaban yang terdaftar pada 13 Mei 2004. Meski memenangkan Muchtar, majelis tetap menolak tuntutan ganti rugi yang dilayangkan oleh penggugat.

Majelis hakim berpendapat Muchtar Pakpahan terbukti selaku pencipta logo KSBSI dan telah mendaftarkan logo tersebut sejak tahun 1999. Sedangkan Rekson, baru mendaftarkan logo yang sama pada tahun 2004.

"Sesuai pasal 1 ayat 2 UU Hak Cipta yang menjelaskan sesorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasi lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk khas dan bersifat pribadi," kata Kasianus dalam pertimbangannya.

Rekson, yang kalah dalam persidangan mengaku menghargai putusan tersebut. Kuasa hukum Rekson Silaban, Daniel Yusmic belum bisa banyak memberikan tanggapannya perihal putusan ini.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%