detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 01/05/2013 15:42 WIB

'Pasukan Semut Merah' Gabung dengan Rombongan Buruh di Depan Istana

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Unjuk rasa di depan Istana Merdeka di hari diwarnai dengan aksi teatrikal. Sekelompok buruh mengenakan atribut semut merah yang tengah ditindas.

Rombongan buruh tersebut bergabung dengan massa Sekretariat Buruh yang berjalan dari Bundara HI ke Jl Medan Merdeka Utara. Kelompok buruh yang mengenakan atribut helm warna merah itu memang yang paling mengundang perhatian.

Ada belasan pria bertelanjang dada, dan bercelana dan sepatu merah, mengenakan helm plastik yang pada bagian atasnya dipasang dua antena. Dua orang di antaranya menggotong replika semut raksasa berwana hitam kecoklatan.

Di belakang rombongan semut merah tersebut, terdapat beberapa pria yang mengenakan atribut seperti ksatria baja hitam: helm full face warna hitam, diberi mata besar di bagian depan dan dipasang dua antena di bagian atas.

Kelompok pria yang berperan menjadi belalang mencambuki kelompok semut merah yang ada di depannya. Aksi teatrikal itu dilakukan sepanjang Jl Medan Merdeka Barat.

Rombongan tersebut mengenakan kaos yang pada bagian belakangnya bertuliskan 'Belajar Berjuang dan Berkuasa untuk Kemerdekaan 100 persen.'

Pukul 15.30 WIB, rombongan ini sampai di depan Jl Medan Merdeka Utara bergabung dengan kelompok lain yang sudah sampai terlebih dahulu.




Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fjp/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%