detikcom
Rabu, 01/05/2013 14:25 WIB

Danlanal Terjerat Narkoba, Kadispen AL: Jangan-jangan Anak Buahnya juga Kena

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Penangkapan terhadap Kolonel Antar Setiabudi yang menjabat sebagai Komandan Pangkalan AL V Semarang dalam kasus narkoba menjadi pukulan bagi instansi AL. Apa mungkin ada anak buahnya yang juga mengkonsumsi narkoba?

"Seorang komandan bisa kena, jangan-jangan yang lain bisa kena juga. Kemungkinan ada, tapi kan semua itu butuh proses," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) AL, Laksamana Untung Suropati, usai Focus Discussion Group (FGD) di Kantor BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (1/5/2013).

Antar yang merupakan perwira menengah senior dan pernah menjabat sebagai Komandan Pangkalan Laut (Danlanal) di Yogyakarta, seharusnya mampu menjadi tauladan dan contoh yang baik bagi anak buah yang dipimpinnya. "Peristiwa kemarin menjadi pelajaran sangat berharga," kata Untung.

Guna memastikan prajurit yang pernah dipimpin Antar bebas tidaknya dari narkotika, pihaknya akan bergerak cepat untuk melakukan tes urine kepada seluruh prajurit TNI AL. "Kita akan lakukan tes urine, apakah ada yang terlibat atau mengkonsumsi narkotika," terangnya.

Data yang ditampilkan TNI AL, dalam 8 tahun terakhir tercatat ada 200-an prajurit TNI AL yang terlibat kasus narkotika. "200-an orang yang terlibat (narkotika), mereka dari strata perwira, bintara, dan seluruhnya sudah diproses, baik kategori berat dipecat atau rehabilitasi," terang Untung.

Kolonel Antar Setiabudi ditangkap di Hotel Ciputra Simpang Lima, Semarang, saat tengah mengkonsumsi sabu yang dipasok dari seorang anggota intel Polda Jateng, Brigadir Rahmat Sutopo. Guna memperlancar proses penyidikan POM AL, Antar resmi dicopot dari jabatan Danlanal sejak Selasa (30/4) kemarin.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(ahy/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%