detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 01/05/2013 10:45 WIB

Pabrik Liburkan Karyawan, Perayaan May Day di Medan Sepi

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Aksi buruh yang memperingati May Day di Medan, Sumatera Utara (Sumut) tidak terlalu banyak menghadirkan massa buruh. Pasalnya sejumlah perusahaan memilih meliburkan buruhnya pada hari ini, Rabu (1/5/2013).

Aksi sweeping yang dilakukan ratusan buruh di tiga Kawasan Industri Medan (KIM), yakni KIM 1, KIM 2 dan KIM 3, hanya berlangsung kurang dari satu jam. Para pengumpul massa hanya menemukan pabrik-pabrik yang kosong, tidak ada buruh.

Satu per satu pabrik di kawasan ini digedor para pengumpul massa. Tapi yang ada hanya sejumlah petugas keamanan pabrik, yang justru mempersilakan para pengunjukrasa yang menggunakan sepeda motor melakukan pencarian ke dalam area pabrik.

"Lihat saja ke dalam," kata seorang petugas keamanan pabrik kepada para pengumpul massa dari kelompok buruh.

Nyaris tak ada perdebatan antara pengunjuk rasa dengan petugas keamanan, maupun polisi yang berjaga di sekitar lokasi pabrik seperti yang biasanya terjadi tahun-tahun sebelumnya. Setelah melihat pabrik tidak beroperasi, massa kemudian meninggalkan pabrik-pabrik tersebut.

Kendati massa tidak terlalu banyak, buruh terus bergerak menuju kawasan pusat kota. Di Medan, konsentrasi massa terpecah di dua tempat. Yakni gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut di Jalan Imam Bonjol dan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro. Jumlah mereka saat ini sekitar 500-an orang.

Sebagian massa buruh juga berkumpul di Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota. Di sini, massa buruh bersilaturrahmi dengan Walikota Medan Rahudman Harahap dan Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rul/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%