Detik.com News
Detik.com
Rabu, 01/05/2013 10:09 WIB

Polwan Bermoge Kawal Aksi May Day di Bekasi

Asep Astrajingga - detikNews
Polwan Bermoge Kawal Aksi May Day di Bekasi Foto: Asep Astrajingga/detikcom
Bekasi - Aksi buruh dari Bekasi ke Jakarta dijaga ketat polisi. Polwan ikut turun. Mereka mengendarai motor gede, mengawal ribuan buruh yang bertolak ke Jakarta.

Sebanyak 25 polwan merupakan bagian dari 2.076 personel dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang disiagakan. Mereka menunggangi motor berkapasitas 1700 CC dengan bobot 600 kg.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (1/5/2013), para buruh mengambil start di sejumlah kawasan industri di Bekasi. Dengan motor Harley Davidson, polwan mengawal ribuan buruh melintasi ruas jalan tol Jakarta-Cikampek.

"Kita sudah dilatih dengan untuk mengendarai motor gede, berlatih seminggu sekali," ujar Bripka Sabrina Tarigan, anggota Ditlantas Polda Metro Jaya.

Para personel dan TNI ikut mengawal aksi. Selain itu, mereka juga menjaga sejumlah objek vital di sejumlah kawasan industri dan ruas jalan yang dilalui buruh.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%