detikcom

Rabu, 01/05/2013 07:34 WIB

Uang Palsu Eyang Aswong

Nuriyah Sebar Janji Bisa Tarik Harta Karun

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Pemalsu uang jaringan Eyang Aswong diciduk Polres Bogor. Sayangnya, Eyang Aswong buron. Hanya Nuriyah saja yang disebut sebagai teman dekat Aswong yang jadi tersangka.

"Ini modusnya penggandaan. Jadi katanya bisa narik harta karun tempo dahulu, zaman Soekarno" kata Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Didik saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (1/5/2013).

Nuriyah dalam menjalankan modusnya, menyebar janji. Bagi siapa yang mau memberi mahar, maka akan mendapatkan uang berlipat-lipat. Dengan praktek ala dukun Eyang Aswong, uang akan ditarik dari alam gaib.

"Ini ada ritual-ritual," imbuhnya.

Nuriyah dan Eyang Aswong diduga berpraktek sejak 2012 lalu. Tak sedikit korban yang ditipu keduanya. Nuriyah diamankan pada akhir pekan lalu di rumahnya. Polisi mengungkap kasus ini dari laporan orang yang pernah bekerja di rumah Nuriyah.

Orang itu mengadu ke polisi karena dibayar dengan uang palsu. Polisi lalu melakukan penggerebekan dan mendapatkan bukti uang palsu Rp 1,2 triliun.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/rmd)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%