detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 01/05/2013 03:20 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Satgas Partai di Aceh

Feri Fernandes - detikNews
Banda Aceh - Polda Aceh dan Polres Pidie berhasil menangkap dua tersangka pembunuhan Muhamad, satgas Partai Nasional Aceh (PNA) Kabupaten Pidie yang ditembak pada Jumat (26/4/2013) lalu. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 pistol jenis FN.

Tersangka masing masing bernama Munir dan Khairul Ansari. Keduanya merupakan warga Kabupaten Pidie. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu pucuk pistol sejenis FN buatan China beserta 20 butir amunisi yang digunakan pelaku saat menghabisi nyawa korban, uang tunai senilai Rp 9 Juta, handphone korban, beberapa barang berharga lainnya milik korban, dan sebuah alat isap sabu-sabu.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Gustav Leo mengatakan dua pelaku itu berhasil ditangkap di kawasan Kabupaten Pidie oleh tim gabungan dari Satuan Reserse Polda dan Polres Pidie pada Senin (29/4/2013) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Antara Munir dan Khairul Ansari serta korban adalah berteman," kata Gustav dalam konfrensi pers di Mapolres Pidie, Aceh, Selasa (30/4/2013).

Menurutnya, penembakan ini terkait dengan narkoba. Sejauh ini belum bisa dikaitkan kasus penembakan itu dengan masalah politik atau partai seperti isu yang mencuat ke publik belakangan ini.

"Dari bukti yang ada dan pengakuan tersangka, kasus ini murni masalah narkoba dan bukan politik menjelang Pemilu Legislatif 2014," ujarnya.

Gustav juga menjelaskan tersangka mengaku pada malam Kamis (24/4/2013) menghubungi korban untuk mengundang pesta sabu. Setelah itu mereka bertemu di kawasan Bernuen, Pidie.

Kemudian kedua pelaku dengan menumpangi mobil Avanza korban selanjutnya pergi menuju Kecamatan Kemabang Tanjung dan berputar-putar hingga sampai di Gampong Bengie pada pukul 02.00 WIB. Di sana lah korban langsung ditembak oleh Khairul yang duduk di belakang korban sebanyak tiga kali.

Setelah korban tidak bernyawa lagi, mobil diambil kendali oleh tersangka. Direncanakan tersangka ingin menghilangkan barang bukti dengan membakar korban dan mobilnya.

"Namun karena lokasinya tidak jauh dari pemukiman warga, akhirnya korban beserta mobil dibuang ke sungai di Desa Blang, Beureueh, Kecamatan Mutiara Pidie. Namun kita masih mengembangkan kasus ini," ungkap Gustav.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rmd/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%