detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 30/04/2013 17:28 WIB

Ditangkap BNN, Komandan Pangkalan AL Semarang Resmi Dicopot

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Kolonel Antar Setiabudi resmi dicomot dari jabatannya selaku Komandan Pangkalan AL, Semarang. Pencopotan ini merupakan sanksi TNI AL atas keterlibatan perwira tingginya tersebut dalam transaksi narkoba.

"Sudah turun telegramnya tadi pagi bahwa yang bersangkutan resmi dicopot," kata Kadispen AL, Laksamana Pertama Untung Suropati, melalui telepon, Selasa (30/4/2013).

Tindakan pencopotan terhadap Kolonel Antar untuk memudahkan yang bersangkutan dalam menghadapi proses hukum dugaan keterlibatan sindikat narkotika. Mengenai pemecatan perwira menengah tersebut, kata Antar, ada mekanisme yang mengatur hal tersebut.

"Soal nanti dipecat atau tidak, itu melalui proses di peradilan militer," tegas Untung.

Meski dicopot dari jabatan dan tidak memegang kendali kesatuan, Kolonel Antar masih tetap menerima gaji bulanannya. Namun segala tunjangan yang selama ini diterima tersangka tidak akan lagi dibayarkan.

Kolonel Antar Setiabudi adalah seorang perwira senior, adakah perlakuan khusus terhadap dia selama menjalani proses hukum, seperti sel yang dihuninya?

"Semuanya berbeda, mengikuti standar yang ada, untuk bintara, tamtama, ruangannya berbeda, tapi saya tidak terlalu mengetahuinya. Itu untuk status tahanan sementara, kecuali sudah masuk pidana itu lain lagi," papar Untung.

Seperti diberitakan sebelumnya, penangkapan terhadap Kolonel Antar Setiabudi oleh BNN terjadi pada dua hari lalu di sebuah kamar hotel di kawasan Simpang Lima, Semarang. Pemasok narkoba diketahui sebagai oknum polisi.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ahy/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%