detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 30/04/2013 15:18 WIB

Bila BBM Naik, Organda Akan Naikkan Tarif Angkutan Umum di Jakarta 20%

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Pemerintah mem-warning harga bahan bakar minyak (BBM) akan naik. Organisasi Angkutan Darat (Organda) sudah siap-siap. Organda DKI Jakarta memprediksi tarif angkutan naik sekitar 20%.

"Minimal kenaikan 20%, karena operational cost yang tertinggi ada di bahan bakar," jelas Ketua Organda DKI Sudirman saat berbincang dengan detikcom, Selasa (30/4/2013).

Ongkos angkutan umum yang akan naik yakni mulai dari Kopaja, Metro Mini, Mikrolet maupun jenis angkutan lain yang tergabung dalam Organda. "Ini khusus Jakarta," jelasnya.

Sudirman masih menunggu keputusan pemerintah atas rencana kenaikan BBM itu. "Kita cukup menunggu. Bagaimanapun kita mendukung kebijakan pemerintah yang ditetapkan," jelasnya.

Sudirman lebih suka kebijakan satu harga dibanding dual price. "Akan baik kalau satu harga, untuk mencegah penyimpangan," tutupnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ndr/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%