detikcom
Selasa, 30/04/2013 14:47 WIB

Perempuan Muda yang Ditemukan Tewas di Kantong Plastik Dikenal Sebagai DJ

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi/detikcom
Samarinda - Kepolisian mendapatkan titik terang identitas mayat perempuan dalam kantong plastik yang ditemukan di jalan masuk Perumahan Keledang Mas, Jl Bung Tomo, Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (29/4) kemarin. Korban adalah Ratih Pitaloka (18), yang berprofesi sebagai Disc Jockey (DJ) di sebuah kafe.

"Dia (Ratih Pitaloka) warga Jl Lambung Mangkurat Samarinda. Dari informasi keluarganya, pekerjaan terakhir sebagai Female DJ di sebuah kafe di Samarinda, meski sekarang sudah lama tidak aktif," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Feby DP Hutagalung, kepada detikcom, Selasa (30/4/2013) siang.

Menurut Feby, pada Minggu (28/4/2013) malam sebelum ditemukan tewas dalam kantong plastik sampah, perempuan muda lulusan SMP itu terlihat dijemput seseorang yang tidak dikenal di sekitar rumahnya.

"Tidak ada yang mengetahui, siapa yang menjemputnya. Itu yang masih kita selidiki, siapa yang menjemputnya," ujar Feby.

Korban sendiri meninggalkan anak laki-laki yang dilahirkannya 1 bulan lalu tanpa memiliki suami. Belakangan ini, korban diketahui memiliki kekasih. Sang pria mengaku berada di Balikpapan pada Minggu malam sebelum korban tewas.

"Ada 5 orang saksi dari yang menemukan korban pertama kali, keluarga dan pacarnya. Pacarnya tidak tahu apa-apa karena sebelum korban ditemukan tewas, pacarnya korban mengaku berada di Balikpapan," tambah Feby.

Ditanya terkait hasil autopsi yang dilakukan dokter forensik RSUD Abdul Wahab Syachranie Samarinda, korban meninggal akibat cekikan di bagian leher dan pukulan benda tumpul di bagian belakang kepala.Next

Halaman 1 2
(try/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
54%
Kontra
46%