Detik.com News
Detik.com

Selasa, 30/04/2013 11:52 WIB

Bersembunyi Tapi Muncul di YouTube, Susno Permalukan Polri

Ahmad Toriq - detikNews
Bersembunyi Tapi Muncul di YouTube, Susno Permalukan Polri Susno Duadji.
Jakarta - Bukannya mematuhi putusan hukum, Susno Duaji malah bersembunyi dan menyampaikan pembelaan melalui YouTube. Sebagai mantan Kabareskrim Mabes Polri, Susno telah mempermalukan Polri yang merupakan lembaga penegak hukum tempatnya pernah mengandi.

Demikian tanggapan Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, tentang manuver terakhir Susno Duadji. Ini disampaikannya kepada wartawan yang menemuinya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/4/2014).

"Apa yang disampaikan Pak Susno di YouTube, sebagai seorang jenderal bintang tiga yang tentu prestasi karirnya luar biasa, ini mempermalukan Polri yang merupakan institusinya sendiri," kata Pramono.

Sebagai seorang yang pernah mengabdi di Polri sudah pasti Susno Duadji sangat paham hukum. Namun aksinya berkelit dari eksekusi jaksa dengan alasan yang dicari-cari lalu menyembunyikan diri hingga memberi pernyataan di YouTube, jelas tindakan yang mempermaikan hukum.

"Ini mempertontonkan orang bisa semena-mena mempermainkan hukum, dalam kontek negara, kita dan pemerintah mendukung kejaksaan untuk mengeksekusi Susno. Sudah benar langkah Kejaksaan," ujarnya.

Susno hingga saat ini masih menjadi buronan kejaksaan. Di dalam penampilannya di situs sharing video YouTube yang diunggah petang kemarin, Susno memprotes eksekusi putusan 3,5 tahun penjara yang hendak dilakukan kejaksaan kepada dirinya.

Selain mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jabar dan Kapolri, Susno membantah menyembunyikan diri. Dia mengaku sedang berada di Jawa Barat yang merupakan daerah pemilihannya sebagai caleg dari parpol besutan Yusril Ihza Mahendra, PBB.
"Saya berada di daerah pemilihan saya. Di Dapil I Jabar. Jadi tidak benar kalau dibilang saya hilang tidak ada rimbanya, apalagi kalau dibilang saya melarikan diri," kata Susno dalam video di Youtube yang diunggah pada Senin (29/4/2013) sore itu.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%