detikcom
Selasa, 30/04/2013 10:41 WIB

Tolak Digusur, Puluhan Warga Sempat Blokir Matraman

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Puluhan orang warga yang tinggal di perumahan dinas Komplek Berland, Matraman, Jakarta Timur menutup Jl Raya Matraman, Jakarta, selama 30 menit. Mereka menolak digusur oleh Direktorat Zeni AD.

"Tadi kami lakukan aksi longmarch dari komplek Berland ke Jalan Raya Matraman sekitar 2 Km," ujar salah seorang warga komplek, Bambang Tri (45), Selasa (30/4/2013)

Bambang menuturkan aksi tersebut dilakukan dari pukul 07.00 WIB sampai dengan 09.00 WIB. Pelaku aksi adalah perwakilan warga dari 28 RT. Mereka menuntut pemerintah turun langsung menyelesaikan kasus atau sengketa ini secara nasional, selanjutnya pihaknya meminta menindak dengan tegas oknum TNI yang melanggar SP-1 karena melanggar UU TNI Nomor 34 Tahun 2004.

"Terakhir kami meminta untuk TNI membuka dialog musyawarah dan mencari solusi terbaik bersama untuk semua kasus rumah negara di lingkungan TNI khususnya Komplek Berland," tuturnya.

Aksi yang sempet menutup Jalan Matraman Raya selama satu setengah jam telah berakhir dengan damai. Arus lalu lintas di Jalan Raya Matraman mengarah ke Salemba telah kembali lancar.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(edo/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%