detikcom
Selasa, 30/04/2013 00:00 WIB

Penawaran Spesial Buy 1 For 2 'The Great World Circus' dari BCA

Advertorial - detikNews

Jakarta - Bagaimana jika atraksi sirkus dari lima benua berkolaborasi dan hadir dalam satu tempat? Pertama kalinya di Indonesia, Anda dapat menyaksikan pertunjukkan dari Rusia, Australia, Afrika, Amerika, Brazil, China, dan Indonesia di Pertunjukan Spektakuler “ The Great World Circus”.

Bertempat di area Parkir Selatan Summarecon Mal Serpong 2, The Great World Circus siap menghibur seluruh keluarga mulai dari anak2 hingga orang tua, Pertunjukan yang sudah dimulai dari tangal 19 April hingga 19 Mei 2013, sangat memukau penonton, begitu banyaknya masyarakat yang antusias sehingga memadati Big Top ( Tenda Circus ). Ada aksi Stunt Show dari Australia, African Acrobat dari Zimbabwe - Afrika, Trapeze dari Rusia, Wheel of Death dari Brazil & Amerika, Dog Show dari Rusia, Cat Show dari –Amerika, Clown dari Amerika, Contortionist & Aerial Silk dari China dan Magic dari Indonesia.

Tersedia empat kelas tiket pertunjukkan dengan harga Rp 400.000 (VVIP), Rp 300.000 (VIP), Rp 250.000 (Utama) dan Rp 100.000 (Kelas Satu). Tiket dapat dibeli di Ticket Box yang ada di area Broadway - Downtown Walk SMS, area Circus Town SMS dan Mal Kelapa Gading.

Khusus bagi pemegang kartu BCA, ada promo spesial Pay One For Two* untuk pertunjukan hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat, serta Diskon 20% untuk pertunjukan hari Sabtu dan Minggu. Seluruh jenis kartu BCA dapat digunakan untuk promo pembelian tiket The Great World Circus ; mulai dari Kartu Kredit BCA, Debit BCA, hingga Flazz.

The Great World Circus menghadirkan pertunjukkan spektakuler dengan koreografi, akrobatik, tata panggung artistik yang didukung sound system dan lighting di bawah arahan sutradara asal Australia, Mark Eady. Seluruh peralatan termasuk tenda besar yang dikenal dengan istilah ‘The Big Top’ diboyong langsung dari Australia.

Ini merupakan kedua kalinya Summarecon Serpong menghadirkan sirkus berskala internasional, setelah Moscow Circus pada tahun 2010. “Animo masyarakat terhadap Moscow Circus saat itu sangat luar biasa. Ternyata masyarakat haus akan hiburan,” kata Direktur Summarecon Serpong Sharif Benyamin dalam konferensi pers The Great World Circus, Jumat (19/4).

Menurut Direktur PT Summarecon Agung Tbk. Soegianto Nagaria yang juga hadir dalam konferensi pers hari itu, The Great World Circus diadakan dengan tujuan memanjakan para pengunjung Summarecon Mal Serpong (SMS), penghuni Summarecon Serpong dan sekitarnya dari Jabodetabek.

The Great World Circus dapat disaksikan setiap hari Selasa hingga Minggu dengan jam pertunjukkan sebagai berikut:
  • Selasa-Rabu-Kamis-Jumat, pukul 16.30 WIB dan 19.30 WIB
  • Sabtu-Minggu-Hari Libur, pukul 10.30 WIB, 13.30 WIB, 16.30 WIB, 19.30 WIB
Bagi BCA, kerja sama dengan Summarecon Mal Serpong tidak hanya sebatas pada promo pembelian tiket pertunjukan sirkus. Sebelumnya, KPR BCA juga telah bekerja sama dengan Summarecon dalam membantu nasabah yang ingin memiliki properti di kawasan strategis ini. Berbagai promo menarik dari KPR BCA bisa dinikmati masyarakat yang ingin memiliki rumah idaman di kawasan Summarecon Serpong yang terus-menerus berkembang.

Jangan sampai melewatkan kesempatan langka ini. Ajak keluarga Anda dan manfaatkan kartu BCA untuk menyaksikan The Great World Circus. Informasi lebih lanjut, Anda bisa menyampaikan pertanyaan Anda melalui Twitter ke akun @XpresiBCA. BCA Senantiasa di Sisi Anda.

*syarat dan ketentuan berlaku


(adv/adv)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advertorial Lainnya Indeks Advertorial ยป
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%