Senin, 29/04/2013 22:15 WIB

Perwira TNI AL Ditangkap Saat Sedang Isap Sabu, Tes Urine Positif

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Semarang, Kolonen Anter Setiabudi, Senin dini hari. Pengungkapan sendiri bermula dari penangkapan seorang perwira pertama di Polda Jateng.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Benny J Mamoto, menjelaskan penangkapan bermula ketika BNN dan BNN Provinsi Jateng menangkap seorang perwira pertama berpangkat Inspektur Satu (Iptu) berinisial H. Penangkapan terhadap perwira yang bertugas di Satuan Datasemen Markas (Denma) Polda Jateng dilakukan 25 Februari 2013 lalu.

"Lalu dikembangkan kasusnya, diselidiki dan identifikasi pada tataran pengedar yang bersentuhan langsung dengan konsumen. Identifikasi salah satunya RS alias NN. Dari penyelidikan dia seorang bintara, anggota intel Polda Jateng," terang Benny dalam konferensi pers di Gedung BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (29/4/2013).

Senin (29/4) pukul 01.00 WIB, BNN langsung melakukan pengintaian terhadap Brigadir Rahmat Sutopo yang menuju ke Hotel Ciputra Simpang Lima, Semarang. Oknum polisi tersebut selanjutnya memasuki kamar 1003 di hotel tersebut.

"Saat keluar (hotel) dilakukan penangkapan dan penggeledahan. Pengakuanya, dia baru saja menyerahkan narkoba jenis sabu ke seseorang yang ada di dalam kamar tersebut," jelas Benny.

Setelah dilakukan pengecekan di dalam kamar 1003, papar Benny, diketahui ada seorang anggota TNI AL berinsial ASB.

"Dari penggeledahan ditemukan barang bukti 1,5 gram sabu, 2 bong, korek api, timbangan, dan alat tes urine. Yang bersangkutan saat digeledah sedang konsumsi sabu," urai Benny.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%