detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 05:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 29/04/2013 16:20 WIB

Lokasi Kecelakaan Uje Ramai, Ada yang Doa Maupun Ambil Serpihan Moge

Rini Friastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Peziarah Uje (Rini/ detikcom)
Jakarta - Almarhum Ustad Jeffry Al-Buchory memang telah meninggalkan kita semua. Tetapi kepopuleran Uje, panggilan akrab sang ustad, masih melekat di benak masyarakat Indonesia.

Hal itu terbukti dengan membanjirnya para peziarah yang mendatangi Jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Di sana mereka membawa bunga dan berdoa untuk ustad gaul yang digemari Ibu-ibu tersebut.

"Ya, saya sekeluarga datang kesini untuk mendoakan Uje, semoga diberi surga oleh Allah," ujar Sulastri, warga ciputat kepada detikcom, Senin (29/4/2013).

Sulastri yang datang bersama keluarganya tersebut mengaku penggemar Uje. Begitu mendengar kabar Uje telah tiada dia sempat menangis.

"Ya nggak percaya, padahahl masih muda, ganteng, dakwahnya mengena sekali di hati masyarakat," kata wanita 35 tahun tersebut.

Hal serupa juga dilakukan oleh Ujang (45) yang datang bersama istri dan anaknya. Selain untuk berdoa, dia juga penasaran untuk mengetahui tempat dimana Uje mengalami kecelakaan.

"Ini memang jalur kerja saya, ya sekalian berdoa, supaya Almarhum diberikan ketenangan," kata Ujang.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rni/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%