Senin, 29/04/2013 15:15 WIB

Cerita Warga Soal 'Kereta Misterius' yang Jalan Sendiri Tanpa Masinis

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Kendal - Warga Dukuh Mijen, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Jateng, tak bisa melupakan kejadian aneh ini. Sebuah loko berjalan sendiri tanpa masinis dan akhirnya 'terbang' keluar rel.

"Kereta misterius, terbang dan tidak ada masinisnya," ujar Kasno ketika ditemui detikcom di rumahnya di Dukuh Mijen, Senin (29/4).

Saat kejadian, Minggu (28/4/2013) sekitar pukul 04.00 WIB, Kasno dan keluarganya tengah tertidur lelap. Terdengar suara gemuruh dan genteng berjatuhan. Dengan kondisi panik, Kasno segera mengevakuasi istri dan satu anaknya agar menjauh dari rumah.

Dalam hitungan detik, lokomotif 'terbang' dan jatuh di dekat rumah Kasno dan rumah lain. Dinding rumah Kasno berlubang dan sedikit miring.

"Waktu itu masih terdengar bunyi gemuruh suara mesin lokomotif," imbuhnya.

Warga lain, Agus (35), juga terkena dampaknya. Kandang kambingnya rusak akibat serudukan lokomotif. "Untung lagi enggak ada kambingnya. Tapi waktu menyelamatkan diri saya sempat ketiban genteng," ujar Agus.

Lokomotif itu berjalan sendiri dari Depo Stasiun Poncol. Lokomotif tanpa masinis tersebut terus meluncur ke arah barat hingga akhirnya "terbang" di tikungan rel di Dukuh Mijen, Desa Nolokerto, sekitar pukul 04.20 WIB dan terjatuh di lahan dekat sawah tepat di depan rumah Agus.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(try/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
57%
Kontra
43%