Minggu, 28/04/2013 18:02 WIB

KPU Jabar Kerahkan 70 Petugas untuk Verifikasi DCS dan Calon DPD

Oris Riswan Budiana - detikNews
Bandung - KPU Jabar mengerahkan semua pegawainya dalam proses verifikasi berkas daftar caleg sementara (DCS) dan calon anggota DPD. Berkas itu akan diverifikasi administrasi dan faktual.

"Total ada sekitar 70 orang yang melakukan verifikasi, itu termasuk komisioner," kata Sekretaris KPU Jabar Heri Suherman, Minggu (28/4/2013).

KPU rencananya akan menambah tenaga bantuan dalam proses verifikasi di antaranya dari Disdik dan Kemenag untuk verifikasi ijazah calon. "Paling kita menambah empat orang untuk verifikasi," ucapnya.

Meski menggunakan tenaga tambahan, KPU Jabar tidak akan mengeluarkan kocek dalam jumlah banyak. "Verifikasi ini beda dengan pilgub lalu. Jadi kalaupun ada tenaga tambahan, tidak akan besar dananya," jelas Heri.

Disinggung jumlah tenaga untuk verifikasi, Heri yakin jumlahnya memadai meski jumlah bakal caleg ada 1.136 orang dan calon anggota DPD 38 orang.

"Insya Allah memadai karena jumlah petugas banyak dan waktunya cukup panjang," tutur.

Heri mengatakan, khusus untuk verifikasi faktual berkas calon anggota DPD, akan melibatkan KPU kabupaten/kota. Meski begitu, KPU Jabar tidak akan mengeluarkan biaya.

"Untuk verifikasinya itu nanti terserah KPU kabupaten/kota akan melibatkan PPK, PPS, atau dikerjakan sendiri," tandasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ors/tya)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%