Minggu, 28/04/2013 17:35 WIB

Camat Incumbent di Jakarta Yakin Pertahankan Kursi

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Usai mengikuti seleksi lelang jabatan, beberapa Camat optimis dapat mempertahankan jabatannya. Camat incumbent berharap hasil ujian mereka dapat mempertahankan kursi yang telah diduduki hingga saat ini.

"Kalau hidup kita mesti optimis pasti bisa mempertahankan jabatan, tetapi ke depan semua tergantung penilaian," ujar Camat Duren, Sawit Wahyu Supriyatna saat berbincang-bincang dengan detikcom, Minggu (28/4/2013).

Wahyu mengaku sebagai Camat Duren Sawit, dirinya telah berkerja maksimal, namun terkait lelang jabatan ini ia tidak begitu mempermasalahkan.

"Kalau kita kerja maksimal saja, kalau jabatan masalah amanah masalah kepercayaan kita bekerja Maksimal apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kita usahakan,"

Hal senada juga dikatakan oleh Camat Makasar Makmun, dalam hal seleksi jabatan kali ini dirinya optimis pertahankan jabatannya. "Kita optimisi itu sudah pasti," kata Makmun.

Makmun mengaku sebenarnya jabatan camat itu bukanlah pekerjaan yang mudah, di mana seorang camat harus siap kerja keras. "Pada prinsip kita bekerja harus siap segala hal kepala jadi kaki, kaki jadi kepala mau siapa saja gubernur harus loyal medukung program mereka. Maka ketika dapat jabatan ini kita diminta ttd surat pernyataaan, pasti kalau kedepan kepilih lagi inysa allah saya luangkan waktu lebih banyak," tuturnya.

Sementara itu Camat Pasar Rebo, Premilasari mengaku dirinya berusaha memberikan yang terbaik, dirinnya optimis dapat pertahankan jabatan. "Saya selalu optimisi berusaha lagi pula selama jadi camat Masih banyak hal2 di wilayah Pasarebo perlu dibenahi," kata Premilasari.

Premilasari mengaku alasan dirinya mempertahankan jabatan Camat karena masih banyak tugas yang belum diselesaikan.

"Seperti tahun ini saya mesti revitalisasi kali mati dimana tempat tersebut terdapat 148 rumah pemanet dan semi permanet. Mau tidak mau harus saya laksanakan dan sosial," tandasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(edo/fiq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%