detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 28/04/2013 11:35 WIB

Survei LKP: Golkar & PDIP Bersaing, PBB & PKPI 'Lenyap' Tak Lolos PT

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Lembaga survei yang menamakan dirinya Lembaga Klimatologi Politik (LKP) melakukan survei elektabilitas parpol. Golkar dan PDIP bersaing sengit, sementara PBB dan PKPI diprediksi 'lenyap' di Pemilu 2014.

Berdasarkan survei LKP yang dipublikasikan oleh CEO Usman Rachman di Ruang Singgasana Hall E lantai 2 Hotel Grand Kemang, Jl Matraman Raya, Jakarta, Minggu (28/4/2013), Partai Golkar meraih 19,2 persen suara jika Pemilu digelar saat ini. PDI Perjuangan menguntit di urutan dua dengan perolehan 18,8 persen suara. Partai Gerindra muncul sebagai kuda hitam dengan 10,5 persen suara, menempati urutan ketiga.

Sementara dengan raihan di bawah 3,5 persen, dua partai yakni PBB dan PKPI diprediksi tak lolos Parliamentary Threshold. Sehingga PBB yang disokong Yusril Ihza Mahendra dan PKPI yang disokong oleh Sutiyoso tak masuk di DPR. PBB hanya meraih 0,9 persen sementara PKPI 0,3 persen suara.

Survei ini dilakukan tanggal 20-30 Maret 2013 di 33 provinsi dengan mengambil sampel 1.225 orang responden melalui teknik multi stage random sampling. Dengan margin of error sekitar 2,8% dan level of convidence 95%. Teknik pengumpulan data wawancara tatap muka dengan dengan responden dibantu kuesioner.

Berikut elektabilitas parpol jika Pemilu Legislatif digelar hari ini:

Partai Golkar: 19,2 persen
PDIP: 18,8 persen
Partai Gerindra: 10,5 persen
Partai Hanura: 8,1 persen
Partai Demokrat: 7,8 persen
Partai NasDem: 6,3 persen
PKS: 5,1 persen
PAN: 4,6 persen
PKB: 4,4 persen
PPP: 3,9 persen
PBB: 0,9 persen
PKPI 0,3 persen
Tidak tahu: 10,1 persen


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(van/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close