Detik.com News
Detik.com
Minggu, 28/04/2013 07:50 WIB

SBY Terkesan dengan Ceramah Ustadz Jeffry

Mega Putra Ratya - detikNews
SBY Terkesan dengan Ceramah Ustadz Jeffry
Jakarta - Presiden SBY juga ikut merasakan duka atas meninggalnya Ustad Jeffry Al-Buchory (Uje). Presiden SBY juga terkesan dengan cara Ustadz Jeffry berceramah.

"Membawakan dengan cara yang diterima oleh semua kalangan, terutama remaja. Ceramah almarhum sangat mengena, memberi pencerahan," ujar Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha kepada detikcom, Minggu (28/4/2013). Julian ditanya apa kesan SBY terhadap Ustadz Jeffry.

Menurut Julian, Presiden SBY sering mengikuti ceramah-ceramah almarhum Uje. Namun SBY hanya mengikuti ceramah-ceramah Uje melalui media televisi.

"Dengan pengalaman Uje, memiliki pengetahuan yang luas, meskipun membawakan dengan cara berbeda dengan cara formal. Intinya bahasa yang digunakan sangat menyentuh dan mengena di hati terutama kawula muda, memberikan pencerahan yang diharapkan," ungkapnya.

Julian mengatakan, Presiden SBY pernah bertemu langsung Ustadz Jeffry dalam sebuah acara. Namun Julian mengaku tidak tahu persis kapan pertemuan tersebut.

"Selama saya jadi juru bicara belum pernah. Tapi seingat saya pertemuan pada 2009,"katanya.

Uje mengalami kecelakaan tunggal di Jl Gedung Hijau Raya, tak jauh dari Bundaran Pondok Indah pada Jumat (26/4) dinihari. Akibat kecelakaan tersebut, ustad kondang ini harus menghembuskan nafas terakhirnya akibat luka parah yang dialami.

Ratusan pelayat mengantarkan Almarhum pada Jumat siang. Usai dishalatkan di Masjid Istiqlal, para masyarakat dan penggemar mengantarkan Uje ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Karet Tengsin, Jakpus, Jumat siang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%