Detik.com News
Detik.com
Minggu, 28/04/2013 05:43 WIB

Susno Duadji Klaim Tak Melarikan Diri, Posisi Saat Ini Ada di Bandung

Mega Putra Ratya - detikNews
Susno Duadji Klaim Tak Melarikan Diri, Posisi Saat Ini Ada di Bandung
Jakarta - Keberadaan eks Kabareskrim Komjen Susno Duadji hingga kini belum diketahui pasti. Kuasa hukum Susno sore tadi menyebut kliennya berada di Jakarta. Tapi juru bicara Susno menyebut malam ini mantan Kapolda Jabar itu berada di Bandung.

"Saat ini, keberadaan Komjen Susno berada di sekitar daerah pemilihannya di Bandung untuk menghindar dari eksekusi liar," kata Jubir Susno, Avian Tumngkol dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (27/4/2013).

Menurut Avian, Susno Duadji berharap Jaksa Agung menempuh jalur hukum yang benar apabila tidak puas dengan Putusan MA dan MK. Bukan dengan cara memaksakan kehendak sendiri dengan cara tidak menghormati hukum dan memaksakan eksekusi.

"Komjen Susno memastikan diri tidak akan lari dan bersembunyi, tetapi hanya menghindar dari eksekusi yang dipaksakan tanpa dasar hukum," ungkapnya.

Komjen Susno siap untuk bertemu dengan pihak aparat termasuk Kejaksaan asal jangan ada eksekusi yang tidak sesuai dasar hukum. Dengan siapapun saat ini, Susno bersedia bertemu asalkan peristiwa di Polda Jabar tidak kembali terulang.

"Dimana kedua pihak sudah ada kesepakatan bersama, tetapi tiba-tiba berubah karena adanya upaya paksa oleh pihak Kejaksaan yang mengaku mendapat instruksi langsung dari Jaksa Agung. Tidak perlu adu kekuatan," jelasnya.

Dalam kondisi saat ini, Susno Duadji menilai harus segera ada pihak penengah yang memutus putusan hukum akhir yang benar, jika masih merasa adanya perbedaan sikap terhadap Putusan MA. Susno juga berharap Kapolda Jabar tidak disalahkan karena tindakannya sudah benar.

"Mengapresiasi sekaligus mengingatkan pihak Kejaksaan atas instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar hukum dalam perkaranya ditegakkan seadil-adilnya," tutupnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%