detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 00:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 28/04/2013 05:43 WIB

Susno Duadji Klaim Tak Melarikan Diri, Posisi Saat Ini Ada di Bandung

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Keberadaan eks Kabareskrim Komjen Susno Duadji hingga kini belum diketahui pasti. Kuasa hukum Susno sore tadi menyebut kliennya berada di Jakarta. Tapi juru bicara Susno menyebut malam ini mantan Kapolda Jabar itu berada di Bandung.

"Saat ini, keberadaan Komjen Susno berada di sekitar daerah pemilihannya di Bandung untuk menghindar dari eksekusi liar," kata Jubir Susno, Avian Tumngkol dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (27/4/2013).

Menurut Avian, Susno Duadji berharap Jaksa Agung menempuh jalur hukum yang benar apabila tidak puas dengan Putusan MA dan MK. Bukan dengan cara memaksakan kehendak sendiri dengan cara tidak menghormati hukum dan memaksakan eksekusi.

"Komjen Susno memastikan diri tidak akan lari dan bersembunyi, tetapi hanya menghindar dari eksekusi yang dipaksakan tanpa dasar hukum," ungkapnya.

Komjen Susno siap untuk bertemu dengan pihak aparat termasuk Kejaksaan asal jangan ada eksekusi yang tidak sesuai dasar hukum. Dengan siapapun saat ini, Susno bersedia bertemu asalkan peristiwa di Polda Jabar tidak kembali terulang.

"Dimana kedua pihak sudah ada kesepakatan bersama, tetapi tiba-tiba berubah karena adanya upaya paksa oleh pihak Kejaksaan yang mengaku mendapat instruksi langsung dari Jaksa Agung. Tidak perlu adu kekuatan," jelasnya.

Dalam kondisi saat ini, Susno Duadji menilai harus segera ada pihak penengah yang memutus putusan hukum akhir yang benar, jika masih merasa adanya perbedaan sikap terhadap Putusan MA. Susno juga berharap Kapolda Jabar tidak disalahkan karena tindakannya sudah benar.

"Mengapresiasi sekaligus mengingatkan pihak Kejaksaan atas instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar hukum dalam perkaranya ditegakkan seadil-adilnya," tutupnya.

(mpr/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%