Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 27/04/2013 22:02 WIB

BNN Amankan Dua Perempuan Cantik Pengedar Narkoba

Miftahul Arif - detikNews
Halaman 1 dari 2
BNN Amankan Dua Perempuan Cantik Pengedar Narkoba
Gresik - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim dan Kabupaten Gresik, menggerebek sebuah rumah di Jalan Blitar nomor 12, Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Dari rumah itu petugas menggelandang dua tersangka.

Kedua tersangka adalah perempuan muda belia yakni pemilik rumah dan pembantunya. Sang majikan adalah Nita Ariyani Sarani wibowo (23) sementara sang pembantu adalah DP (16)

"Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan tim BNN Propinsi. Kami sifatnya membantu saja. Kebetulan pelaku dan lokasinya di wilayah Gresik," kata Khusairi, selaku Kasi Pemberantasan BNN Kabupaten Gresik, kepada wartawan, Sabtu (27/4/2013).

Khusairi menerangkan, penangkapan kedua tersangka berdasarkan 'nyanyian' Iwan Hadi, seorang kurir narkoba yang sudah tertangkap sebelumnya.

Nita sendiri masih berstatus sebagai mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Surabaya, sedangkan DP adalah pembantu yang dimanfaatkan Nita sebagai kurir narkoba.

Dari penggerebekan itu, tim gabungan BNN berhasil menyita barang bukti 3 ons sabu-sabu, 25 butir pil ekstasi, 30 buah alat hisap (bong) siap pakai dan uang tunai senilai Rp 200 juta.

Menurut Khusairi, saat ditangkap, kedua tersangka berada di kamar sedang mengepak barang bukti 3 ons sabu-sabu dan 25 butir pil ekstasi.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(iwd/iwd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%