Detik.com News
Detik.com

Jumat, 26/04/2013 18:51 WIB

Tidak Ada yang Janggal dan Aneh Saat Uje Ngopi di Kemang

Prins David Saut - detikNews
Tidak Ada yang Janggal dan Aneh Saat Uje Ngopi di Kemang
Jakarta - Ustad Jeffry Al Buchory (Uje) sempat berkumpul bersama adiknya dan teman-temannya di Black Canyon Coffee La Codafin, Kemang, Jakarta Selatan. Pegawai warung kopi kelas atas yang melayani Uje saat itu tidak melihat adanya kondisi dan situasi yang aneh dari Uje.

"Biasa saja, tidak ada kelihatan letih. Dia ketawa-ketawa, mengobrol, gaya khasnya Uje biasalah," kata Manajer Operasional Black Canyon Coffee, Aryadi Chandra, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (26/4/2013).

Aryadi menambahkan Uje kerap datang menikmati kopi di tempatnya bersama kawan-kawan. Selain segelas kopi luwak Rp 110 ribu, Uje juga memesan kentang goreng sebagai pelengkap cengkerama Uje bersama 4 orang lainnya.

"Ternyata dia langganan saya, sudah beberapa kali datang walau tidak sering juga. Dia juga pesan snack, kentang goreng," ujar Aryadi.

Berdasarkan keterangan pegawai Black Canyon Coffee yang bertugas Kamis (25/4) malam sebelum kejadian nahas terjadi, Uje datang bersama adiknya. Lalu tamu lainnya yang datang hampir bersamaan degan Uje bergabung dengan meja tempat Uje menyeruput kopi luwak terakhirnya. Mereka mengobrol, tertawa, bercengkerama, dan tidak ada yang aneh yang ditunjukkan Uje malam itu.

"Nggak ada yang janggal atau yang aneh-aneh gitu," tutup Aryadi.

Adik Uje yang ikut kongkow di Kemang tersebut, Fajar Sidiq, menyebut pertemuan tersebut membicarakan rencana kegiatan Uje di bulan Ramadan dan syuting di Arab Saudi pada bulan Mei.

Uje meninggal setelah motornya menabrak pohon di depan rumah yang beralamatkan di Jalan Gedung Hijau Raya No. 17, Kompleks Alam Asri Blok PB 38, Pondok Indah, Jakarta Selatan, sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (26/4/2013) dini hari tadi. Uje telah dikebumikan di TPU Karet Tengsin siang tadi diiringi ribuan pelayat.

(vid/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%