detikcom
Jumat, 26/04/2013 17:54 WIB

Soal Kasus Suap Makam, Wabup Bogor: Ini Sepele, Hanya Soal Makelar

Farhan - detikNews
Bogor - Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturahman menganggap kasus dugaan suap izin lokasi lahan Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) di Desa Antajaya, Tanjungsari, Kabupaten Bogor, yang menyeret Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Iyus Djuher, persoalan sepele. Hanya soal makelar.

"Buat kami, ini (kasus suap izin TPBU) hanya persoalan sepele. Hanya persoalan makelar atau penyedia jasa," kata Karfat, sapaan Karyawan Faturahman, di kantornya, Jumat (25/4/2013).

Percaloan dan jasa perizinan merupakan hal yang biasa terjadi di Kabupaten Bogor dan di kebanyakan wilayah di Indonesia. "Kenapa demikian? Karena kita lihat, fenomena ini sebenarnya bergejolak dalam skala nasional. Hanya saja kita malu mengakuinya sebagai warga negara calo," tegas Karfat.

Kasus dugaan suap izin lahan makam itu menyeret Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Iyus Djuher. Oleh KPK, pucuk pimpinan DPRD itu ditetapkan sebagai tersangka. Selain Iyus Djuher, KPK juga menetapkan 4 orang lainnya menjadi tersangka.

Karfat mengakui kalau dirinya ikut memaraf surat permohonan izin lokasi untuk makam elit tersebut. "Yang saya lihat, ketika asisten sudah memaraf dalam kolom surat (izin lokasi) itu, sekda sudah memaraf, maka sayapun menganggap itu selesai dan tidak ada masalah," ungkapnya.

"Baru setelah itu diajukan ke Bupati. Soal ini, sama dengan surat-surat yang lain," ungkap politikus PDIP ini.

Terkait kasus suap tersebut, Karfat telah diperiksa KPK, Kamis (25/4) kemarin. Didampingi seorang asisten, ia menjalani pemeriksaan pukul 10.00 WIB dan keluar dari kantor KPK pukul 16.15 WIB. Materi pertanyaan seputar komunikasi dengan tersangka dan proses keluarnya izin lahan.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(try/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%