detikcom
Jumat, 26/04/2013 14:57 WIB

Cerita Warga Pondok Indah, TKP Uje Celaka Dikenal Rawan

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Jalanan di Kompleks Alam Asri, Pondok Indah, mendadak ramai gara-gara terjadi kecelakaan yang mengakibatkan Ustad Jeffry Al Bukhory meninggal, semalam. Namun kecelakaan itu bukan yang pertama, kawasan ini memang dikenal rawan.

Seorang satpam di rumah No 18 Kompleks Alam Asri, Slamet Riyadi (41), menuturkan setidaknya sudah sekitar 30 kecelakaan terjadi semenjak dirinya bekerja dua tahun lalu. Slamet sudah tidak kaget lagi mendengar kabar dari kawannya, ada kecelakaan di depan rumah No 17, seberang tempatnya berjaga.

"Desember 2011 kemarin, dua orang meninggal gara-gara tabrakan di seberang situ (sekitar 50 meter dari lokasi kecelakan Ustad Jeffry). Motor Honda Green sama motor bebek satu lagi saya lupa," tutur Slamet di depan pos jaganya, Jl Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2013).

Mundur ke September 2011, Slamet yang berseragam satpam biru tua ini kembali menceritakan kecelakaan tunggal sebuah mobil. Untungnya tidak ada korban jiwa pada kejadian itu.

"Mobil Avanza biru nabrak pohon palem sampai muter-muter mobilnya. Itu gara-gara cewek-cowok di dalamnya lagi ribut," ucapnya.

Tak hanya itu, kejadian maut serupa kecelakaan Ustad Jeffry juga pernah terjadi pada Maret 2011. Seorang pengendara motor Ninja warna hitam menabrak pembatas jalan, 5 meter persis sebelum pohon palem yang ditabrak Ustad Uje semalam.

"Motornya terpental tepat dibelakang palem itu. Saya dulu nolongin di situ, denger-denger sampai rumah sakit dia meninggal," ungkapnya.

Cerita-cerita misteri juga ada soal lokasi tempat itu. Tapi, Satpam Slamet tak mau berpolemik. Kecelakaan adalah musibah.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%