Jumat, 26/04/2013 14:19 WIB

Ada 14 Nama Caleg Ganda di DCS, PKB Terbanyak

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Ternyata caleg ganda dalam daftar nama caleg yang diserahkan 12 partai politik ke KPU tidak hanya satu orang. Berdasarkan data yang dirilis Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (FORMAPPI), setidaknya ada 14 caleg ganda, PKB menyumbang caleg ganda terbanyak.

"Ini bukti amburadulnya sistem administrasi partai. Kedua, ini ada kecenderungan manipulasi yang sengaja dilakukan partai, salah satunya karena kurangnya kader. Kaderisasi tidak berjalan," kata Koordinator FORMAPPI Sebastian Salang kepada detikcom, Jumat (26/4/2013).

"Memang nanti daftar ini dikembalikan ke partai, tetapi harus ada sanksi," lanjutnya.

Dari data yang dirilis FORMAPPI tersebut, caleg ganda pertama adalah Tabrani Syabirin yang diusung oleh PDIP dari Dapil Jawa Barat VII juga Partai Gerindra dari Dapil Banten II. Nuriyati Samatan Mag menjadi caleg dari Partai Hanura di Dapil Sulawesi Tengah juga dari Gerindra dari Dapil Sulawesi Tengah.

Ketiga Eka Susanti yang menjadi caleg dari PKB di 3 Dapil sekaligus, yaitu Kalimantan Barat, Sumatera Utara III dan Jawa Tengah VI. Masih dari PKB ada Hasniati yang menjadi caleg di dua Dapil sekaligus, yaitu Riau II dan Kalimantan Barat. Caleg PKB lainnya adalah Karina Astri Rahmawati juga di dua Dapil sekaligus yaitu Jawa Barat IX dan Nusa Tenggara Barat.

Masih dari PKB yaitu Nurhidayati yang maju di dua Dapil sekaligus yaitu Sumatera Selatan I dan Sumatera Selatan II. Lalu masih PKB Marda Hastuti di dua Dapil yaitu Bengkulu dan Jawa Barat V. Kemudian caleg PKB lainnya yang ganda adalah Luluk Hidayah dari dua Dapil yaitu Kalimantan Timur juga DKI Jakarta III. Rien Zumaroh caleg PKB yang juga maju di dua Dapil yaitu Jawa Tengah IV dan Jawa Timur V. Terakhir dari PKB adalah Euis Komala PKB maju di dua dapil dari Jawa Barat III dan Maluku.

Kemudian ada nama caleg yang memiliki kesamaan nama, yaitu Abd Rachman Sappara yang maju dari Partai Hanura di Dapil Sulawesi Selatan I mirip dengan Abdul Rahman Sappara di Dapil yang sama Sulawesi Selatan I dari Partai NasDem.

Kemudian dari PBB ada tiga caleg yang ganda, yaitu Nur Yuniati dari PBB caleg dari Dapil Aceh I sekaligus juga di Dapil Jawa Barat II. Caleg PBB lain ada Sri Sumiati yang juga maju di dua Dapil yaitu Jawa Tengah VIII dan Jawa Timur VII dan caleg PBB terakhir yang di dua Dapil adalah Kasmawati Kasim maju dari Dapil Sulawesi Selatan I dan Dapil Sulawesi Tenggara.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bal/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%