detikcom
Jumat, 26/04/2013 13:06 WIB

3 Napi Terluka dalam Bentrok di LP Tanjung Gusta Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Foto: Khairul Ikhwan/detikcom
Medan - 3 Narapidana terluka dalam bentrokan antarpenghuni di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Diduga pemicunya masalah utang-piutang.

Bentrokan itu terjadi 2 kali pada pukul pukul 09.00 dan pukul 10.00 WIB, Jumat (26/4/2013). Informasi sementara yang diperoleh menyebutkan, utang-piutang menjadi pemicu bentrokan dua kelompok itu.

Belum diperoleh informasi bagaimana bentrokan itu dimulai, namun tiba-tiba kedua kelompok antarblok saling serang di areal lapangan di dalam LP.

"Tadi kejar-kejaran mereka di dalam itu," kata R Manurung, perempuan pedagang di luar kompleks LP.

Dua terkena sabetan senjata tajam dan satu terluka berat kena hantaman benda tumpul. Korban luka di bagian kepala dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih, Medan, karena kondisinya kritis.

Petugas LP segera melakukan pengamanan pasca kejadian. Tak lama, puluhan petugas Shabara dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan tiba lokasi untuk membantu pengamanan.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%
MustRead close