detikcom
Jumat, 26/04/2013 12:10 WIB

Mobil Terbakar, 1 Anggota TNI Tewas Terpanggang dan 1 Terluka

Taufik Wijaya - detikNews
Palembang - Sebuah mobil yang dikendarai dua anggota TNI terbakar di Palembang, Sumatera Selatan. Praka Budi, tewas, sedangkan temannya, Serda Candra, terluka.

Kedua anggota TNI dari Batalyon Kav 5 Serbu Kodam II/Sriwijaya Palembang itu menggunakan mobil Toyota Innova yang di dalamnya terdapat 20 jeriken premium. Saat melintas di Jalan Ahmad Yani, Seberang Ulu II, Palembang, Jumat (26/4/2013), tiba-tiba mobil terbakar.

"Benar, kedua korban adalah anggota TNI dari Yon Kav 5 Serbu, Serda Candra mengalami luka bakar dan Praka Budi meninggal," kata Kapolsekta Seberang Ulu II Palembang Kompol Suparlan SH kepada wartawan di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi mata, sebelum menabrak tiang nama bank, mobil tersebut sudah terbakar. Serda Candra yang memegang setir, langsung keluar dari mobil. Sedangkan Praka Budi terjebak di dalamnya.

"Praka Budi terbakar," jelas Suparlan.

Penjaga malam Perumahan Patra Tanggatakat yang tak jauh dari lokasi, Wijaya, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. "Saya lagi duduk tidak jauh lokasi kejadian. Mobil itu terbakar dan menabrak tiang nama ATM BTN," jelasnya kepada polisi.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(tw/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%