detikcom

Jumat, 26/04/2013 10:21 WIB

Salat Jenazah Uje akan Dipimpin Wakil Imam Besar Masjid Istiqlal

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Jenazah Ustad Jeffry Al-Buchory rencananya akan disalatkan di Masjid Istiqlal. Salat jenazah akan dipimpin langsung Wakil Imam Besar Masjid Istiqlal, Syarifudin Muhammad.

"Insya Allah akan dipimpin langsung oleh Wakil Imam Besar," ujar staf humas Masjid Istiqlal, Didi Hadian, di Masjid Istiqlal, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2013).

Didi mengatakan keluarga almarhum Uje telah menghubungi pihak Masjid Istiqlal untuk meminta izin agar jenazah Uje dapat disalatkan di masjid yang didirikan oleh Presiden Soekarno tersebut.

"Pihak keluarga Ustad Jeffry sudah menghubungi kami sekitar pukul 04.00 WIB untuk meminta izin agar jenazah ustad disalatkan di Masjid Istiqlal," imbuh Didi.

Didi mengatakan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan pengelola Masjid Istiqlal. Rencana jenazah akan datang sekitar pukul 11.00 WIB.

"Jenazah akan disalatkan di lantai utama setelah salat Jumat," ujar Didi.

Uje meninggal setelah motornya menabrak pohon di depan rumah yang beralamatkan di Jalan Gedung Hijau Raya No. 17, Kompleks Alam Asri Blok PB 38, Pondok Indah, Jakarta Selatan, sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (26/4/2013) dini hari tadi.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan usai salat jumat di TPU Karet Tengsin. Kini jenazah telah diberangkatkan dari rumah duka di Perumahan Bukit Mas Narmada III Bintaro, Rempoa, Tangerang menuju Masjid Istiqlal untuk disalatkan di masjid terbesar di Indonesia tersebut.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(kff/rmd)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%