Detik.com News
Detik.com
Jumat, 26/04/2013 07:48 WIB

Ini Tweet Terakhir Ustad Uje tentang 'Kembali' Kepada-Nya

Sukma Indah Permana - detikNews
Ini Tweet Terakhir Ustad Uje tentang Kembali Kepada-Nya
Jakarta - Meninggalnya ustad Jefry Al Buchori atau Uje dalam sebuah kecelakaan motor mengejutkan banyak pihak. Ucapan bela sungkawa pun mengalir melalui di jejaring sosial Twitter. Tweet terakhir Uje pun penuh makna dan seolah menyimpan pesan yang mendalam.

"Pada akhirnya.. Semua akan menemukan yg namanya titik jenuh.. Dan pada saat itu.. Kembali adalah yg terbaik.. Kembali pada siapa..??? Kpd "DIA" pastinya.. Bismi_KA Allohumma ahya wa amuut..," ujar Uje dalam akun twitternya @jefri_buchori yang meneruskan akunnya di Path pada Rabu (13/3) pukul 9.35 WIB.

Hingga berita ini dibuat, pesan ini diretweet sebanyak 5.236 kali dan mendapat 294 favorite.

Uje meninggal setelah motornya menabrak pohon di depan rumah yang beralamatkan di Jalan Gedung Hijau Raya No. 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan, sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (26/4/2013) dini hari tadi.

Uje awalnya dibawa ke RS Pondok Indah oleh masyarakat yang menolongnya. Namun kemudian dirujuk ke RS Fatmawati hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan usai salat jumat di TPU Karet Bivak. Kini jenazah masih berada di rumah duka di Perumahan Bukit Mas Narmada III Bintaro, Rempoa, Tangerang. Beberapa rekan artis pun terlihat sudah datang melayat seperti Aura Kasih, Ahmad Dhani, Mulan Jameela dan Bebi 'Romeo'.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(sip/ahy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%