Detik.com News
Detik.com
Jumat, 26/04/2013 07:05 WIB

Ini Dia Lokasi Kecelakaan Ustad Uje di Pondok Indah

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ini Dia Lokasi Kecelakaan Ustad Uje di Pondok Indah
Jakarta - Ustad Jeffry Al-Buchory meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal lalu lintas di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Motor yang dikendarai Uje diduga dipacu dalam kecepatan tinggi dan menabrak pohon palem di depan rumah di Jl Gedung Hijau Raya No 17.

Pengamatan detikcom, lokasi kejadian tepat berada di depan sebuah rumah berpagar merah. Bila dari arah Lebak Bulus, lokasi kejadian berada 50 meter setelah bundaran Pondok Indah menuju Pondok Pinang.

Terdapat beberapa pohon palem dengan tinggi puluhan meter berderet di depan rumah tersebut. Terlihat salah satu pohon palem terkoyak di bagian pangkalnya. Koyakan kulit dan batang pohon itu diduga akibat benturan motor yang ditunggangi Uje.

Sekitar tiga meter dari pohon yang koyak itu terlihat rumput yang berhamburan. Tanah yang berada di bawah rumput hijau terlihat tercungkil dan berhamburan ke jalanan. Tidak ada marka jalan di sekitar jalanan tersebut.

Di pagi hari, saat matahari mulai terbit, jalur di lokasi kejadian lengang. Namun di arah sebaliknya ruas tersebut terlihat ramai oleh hilir mudik kendaraan motor dan mobil.

Uje mengalami kecelakaan di bundaran kawasan Pondok Indah atau menabrak pohon di depan rumah yang beralamatkan di Jl Gedung Hijau Raya No 17, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar 01.00 WIB. Uje sempat dirujuk ke RS Pondok Indah dan dirujuk ke RS Fatmawati. Ustad populer ini meninggal di usia 40 tahun.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ahy/ahy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%