Detik.com News
Detik.com
Kamis, 25/04/2013 13:25 WIB

Diusir dari Saudi karena Terlalu Tampan, Omar Borkan Punya Banyak Penggemar

Rita Uli Hutapea - detikNews
Diusir dari Saudi karena Terlalu Tampan, Omar Borkan Punya Banyak Penggemar foto: Facebook
Dubai, - Omar Borkan Al Gala merupakan satu dari tiga pemuda asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab yang beberapa waktu lalu, diusir dari Arab Saudi karena dianggap terlalu ganteng. Tidak banyak informasi mengenai pria muda yang berprofesi sebagai fotografer fashion, sekaligus aktor dan penyair tersebut.

Namun pemuda tampan itu memiliki fanpage di Facebook yang dipenuhi dengan foto-fotonya dirinya dalam berbagai pose. Fanpage www.facebook.com/OmarBorkanAlGala tersebut, hingga berita ini diturunkan telah mendapatkan 72.016 like dan 36.487 orang membicarakan soal ini.

Dalam laman Facebook tersebut, terlihat banyak sekali yang memuji-muji dan kesengsem dengan ketampanan Omar. Sebagian besar mengagumi pandangan tajam mata Omar dan bibirnya yang dianggap seksi.

Terlihat bahwa Omar pun pernah menulis status mengenai kecantikan wanita yang menurutnya harus dilihat dari kedua matanya. "The beauty of a woman must be seen from in her eyes, because that is the doorway to her heart, the place where love resides" begitu bunyi salah satu statusnya.

Yang menarik, pada 21 April lalu, Omar pun memposting pemberitaan mengenai dirinya yang diusir dari Arab Saudi karena dianggap terlalu tampan. "This is what written in newspapers in over the world :) UAE men ordered to leave Saudi Arabia for being 'too handsome'. Read More : http://bit.ly/ZBwe4V

Hingga berita ini diturunkan, status tersebut telah mendapatkan 6.709 like dan 1.369 share. Di antara ratusan komentar yang muncul, sebagian menanyakan bagaimana pendapat Omar karena dianggap terlalu tampan. Sebagian lainnya menawarkan Omar untuk datang ke negara mereka.

Omar beserta dua pria Abu Dhabi lainnya yang tidak disebutkan namanya, datang ke Saudi untuk menghadiri festival kebudayaan Jenadrivah Heritage and Cultural Festival yang digelar di ibukota Riyadh belum lama ini. Namun seperti dilansir The Sun, tiba-tiba mereka malah ditangkap polisi setempat.

Polisi syariah di kota itu atau Mutaween, beralasan bahwa pemuda-pemuda tersebut dikhawatirkan bisa mengganggu kaum wanita setempat. Menurut Mutaween, dikhawatirkan para wanita setempat tidak akan mampu menahan diri dan tergoda dengan ketiga pria tampan tersebut. Hal tersebut jelas-jelas melanggar hukum syariat Islam yang berlaku di negara itu.

"Tiga pria Emirat dibawa pergi dari lokasi karena mereka terlalu tampan. Ditakutkan para pengunjung wanita akan jatuh cinta pada mereka," demikian laporan surat kabar setempat, Elaph.

Ketiga pria muda itu dikabarkan langsung dideportasi ke Abu Dhabi.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%