detikcom
Rabu, 24/04/2013 21:04 WIB

Susno Dilindungi Polda Jabar, Jaksa Balik Kanan Tak Jadi Eksekusi

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Susno Duadji akhirnya tak jadi dieksekusi. Rombongan jaksa dari Kejati DKI pulang, balik kanan tak jadi membawa Susno. Alasan jaksa, Susno dilindungi Polda Jabar.

"Jadi begini, sesuai dengan permintaan Pak Yusril kepada Kapolda Jabar untuk meminta pengamanan terhadap Pak Susno. Sehingga tidak bisa dilaksanakan eksekusi hari ini, karena di bawah perlindungan Polda Jabar," kata Asintel Kejati DKI Firdaus D saat ditemui wartawan di Mapolda Jabar, Jl Soekarno-Hatta, Bandung, Rabu (24/4/2013).

Jaksa meninggalkan Mapolda Jabar pukul 20.30 WIB. Sedang Susno masih berada di Mapolda Jabar. Tak diketahui bertemu siapa Susno di lantai dua Mapolda.

"Langkah selanjurnya, kita akan tetap melaksanakan eksekusi. Karena sesuai dengan pasal 270 KUHP putusan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, jaksa sebagai eksekutor harus melaksanakan putusan tersebut," jelasnya.

Bagaimana dengan mediasi yang dilakukan untuk mengeksekusi Susno? "Nggak ada mediasi," tutup Firdaus.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
MustRead close