Rabu, 24/04/2013 14:50 WIB

Profil Caleg PDIP

Puan Maharani No 1 di Jateng V, Prita Mulyasari No 3 di Banten III

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Prita Mulyasari
Jakarta - Mayoritas FPDIP DPR kembali maju di Pemilu 2014. Putri ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, mendapat nomor urut 1.

Berdasarkan Daftar Caleg Sementara (DCS) yang dipublikasikan KPU pada Rabu (24/4/2013), Puan Maharani yang menjabat Ketua FPDIP DPR mendapat nomor urut 1 di dapil Jateng V. Daerah pemilihan Jateng V meliputi Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Surakarta.

Sementara Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mendapat nomor urut 1 di dapil Jateng 1. Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait mendapatkan nomor urut 1 di dapil Jabar IX, dan eks cagub Jabar dari PDIP Rieke Diah Pitaloka menjadi caleg nomor urut 1 dari dapil Jabar VII.

Adik Mega, Guruh Soekarnoputra, akan maju sebagai caleg nomor urut 1 di dapil Jateng I. Sementara cucu Soekarno, Puti Guntur Soekarno, maju menjadi caleg nomor urut 2 dari Jabar 10.

I Wayan Koster yang pernah dipanggil KPK kembali nyaleg dengan nomor urut 2 dari dapil Bali. Demikian juga Effendi Simbolon, eks cagub Sumut dari PDIP ini nyaleg lagi lewat dapil DKI III dengan nomor urut 1.

Sementara Prita Mulyasari yang dikenal luas masyarakat karena 'koin untuk Prita' juga mendapatkan nomor empuk di Pileg 2014 mendatang. Prita akan maju dari dapil Banten III (Tangerang Raya) dengan nomor urut 3.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(van/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%