Detik.com News
Detik.com
Rabu, 24/04/2013 12:24 WIB

Perjalanan Panjang Menghukum Komjen Purn Susno Duadji karena Korupsi

Andi Saputra - detikNews
Halaman 1 dari 4
Perjalanan Panjang Menghukum Komjen Purn Susno Duadji karena Korupsi Susno Duadji (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Detik-detik eksekusi Komjen Purn Susno Duadji di rumahnya di Dago Pakar, Bandung, berlangsung menegangkan. Mantan Kabareskrim Polri ini selain harus menjalani sisa hukuman 3,5 tahun penjara, juga dihukum mengembalikan uang yang dikorup dalam pengamanan Pilkada Jawa Barat (Jabar) sebesar Rp 4 miliar.

Dalam catatan detikcom, Rabu (23/4/2013):

29 September 2010

Susno duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa dengan 9 dakwaan, dari suap hingga memperkaya diri sendiri.

10 Februari 2011

Susno dalam pemeriksaan di depan majelis hakim mengaku terlalu kecil kalau hanya korupsi Rp 500 juta.

"Terlalu kecil Rp 500 juta. Kalau mau saya ungkap Rp 13 triliun (kasus Bank Century-red), saya bawa lari," kata Susno Duadji.Next

Halaman 1 2 3 4

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asp/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%