Rabu, 24/04/2013 12:08 WIB

KPU Resmi Umumkan 6.576 Daftar Caleg Sementara DPR Melalui Website

M Iqbal - detikNews
Jakarta - KPU menepati janjinya untuk mempublikasikan 6.576 caleg DPR RI yang masuk Daftar Caleg Sementara (DCS) yang diserahkan oleh 12 partai politik ke KPU. Pengumuman bacaleg itu dipublikasikan melalui website resmi KPU.

"Dari hasil penyerahan berkas dari partai politik, kita sudah mencatat dengan rinci pada saat penyerahan dilakukan dan telah dilakukan pembubuhan tandatangan oleh petugas sebanyak 12 sub pokja dan oleh perwakilan DPP partai masing-masing," kata ketua KPU Husni Kamil Manik.

Hal itu disampaikan saat melaunching 6.576 nama caleg dalam Daftar Caleg Sementara melalui website di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (24/3/2013).

Menurutnya, publikasi seluruh daftar nama bacaleg itu untuk penyebarluasan informasi agar diketahui oleh masyarakat umum, termasuk partai politik dan bacaleg bersangkutan.

"KPU mempublikasikan nama-nama tersebut supaya diketahui oleh publik, parpol dan masing-masing bakal calon. Oleh karenanya pada kesempatan ini kami melaunching mengenai hal tersebut, dan kami memuat dalam web resmi KPU www.kpu.go.id," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui KPU telah menerima berkas 6.576 Bacaleg DPR RI dari 12 partai politik peserta pemilu 2014. Dari total jumlah tersebut perempuan sebanyak 2.434 orang dan laki-laki sebanyak 4.142 orang.

Selanjutnya KPU akan melakukan verifikasi terhadap syarat pengajuan pencalonan dan syarat bakal calon dari tanggal 23 April sampai 6 Mei 2013. Hasil verifikasi akan disampaikan kepada partai politik tanggal 7-8 Mei 2013.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bal/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%