Selasa, 23/04/2013 18:57 WIB

Disenggol Truk Tangki, Muchroji Tewas Terlindas di Cilincing

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Muchroji yang dibonceng anaknya tersenggol truk tangki saat melintasi Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Nahas, anak Muchroji tidak mampu mengendalikan motornya hingga terguling dan Muchroji tewas terlindas truk.

"Saya bonceng ayah mau ke RS Koja ngambil hasil rontgen. Lewat di sini kesenggol truk tangki, langsung jatuh," ujar Hidayatullah, anak Muchroji di lokasi kejadian, Selasa (23/4/2013).

Mio merah bernopol B 6856 UQP yang dikendarai Hidayatullah langsung terjungkal dan melempar Muchroji ke kolong truk tangki B 9205 THE milik PT BSU. Tubuh purnawirawan TNI AL tersebut pun terlindas roda belakang sebelah kiri truk.

"Truknya sempat kabur, untung macet terus di stop warga. Sebelum kejadian, truknya jalan ke pinggir kiri sampai mau nempel ke trotoar. Motor saya waktu itu di sisi kirinya," ujar Hidayatullah.

Truk tangki yang biasa mengangkut minyak sawit tersebut langsung diamankan polisi berikut supirnya, Ahmad Bahria (31). Sementara nyawa Muchroji tidak terselamatkan saat dilarikan ke RS Koja.

(vid/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%