Selasa, 23/04/2013 17:58 WIB

Cekcok Soal Warisan, Duda Ini Tega Tendang Istri Siri Hingga Tewas

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Seorang duda bernama Meinar Pamungkas (38) tega mengaiaya teman wanitanya, Endriningsih (29), hingga tewas karena masalah warisan. Pria itu kini ditahan polisi.

Pelaku dan korban hidup satu atap layaknya suami istri di Bangetayu Kulon, Semarang. Namun kemesraan mereka kandas saat membicarakan warisan dari orangtua Meinar pada Selasa (16/4) pagi. Keduanya mulai adu mulut dan berujung kekerasan.

"Korban dipukul tiga kali di kamar kemudian kembali memukulinya di ruangan lain," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Elan Subilan saat gelar kasus di Mapolrestabes, Jl dr Sutomo, Selasa (23/4/2013).

Penganiayaan ternyata masih berlanjut. Sore harinya, saat korban hendak mandi dan sudah menanggalkan pakaiannya, pelaku menendang korban hingga jatuh tersungkur.

"Pelaku kemudian menyeret korban ke tempat tidur. Dia sempat mengoleskan minyak kayu putih pada hidung korban agar korban bangun," lanjut Kapolsek Genuk, Kompol Hendri Yulianto, yang ikut dalam perkara tersebut.

Korban tak kunjung bangun. Pelaku membawa korban ke puskesmas terdekat dan RS Sultan Agung dengan menggunakan angkutan kota. Namun nyawa korban tetap tidak tertolong. Saat diturunkan dari angkutan kota, korban menghembuskan nafas terakhir.

Kepada polisi, Meinar sudah menikah siri dengan korban. Ia sempat berkilah jika korban meninggal karena terpeleset di kamar mandi. Namun berdasarkan penyelidikan, semua barang bukti dan kejanggalan mengarah kepada pelaku. Ia pun dibekuk aparat kepolisian.

"Saya emosi, karena dia (korban) terus-terusan minta jatah warisan dari penjualan rumah orangtua saya," aku Meinar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.


(alg/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%