Selasa, 23/04/2013 15:31 WIB

Jadi Caleg PDIP, Prita Pernah Dikunjungi Megawati

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Prita Mulyasari memilih PDIP menjadi kendaraan politiknya untuk menuju Senayan. Apa yang membuat Prita memilih PDIP?

"Saat Prita ditahan, Ibu Megawati dan saya sebagai Sekjen juga mendatangi di LP dan memberikan dukungan pembebasan dan keadilan buat Ibu Prita," kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, mencoba menjelaskan hubungan antara Prita dan PDIP.

Hal itu disampaikan Tjahjo saat berbincang dengan detikcom, Selasa (23/4/2013).

Meski demikian, Tjahjo menambahkan, dalam proses pencalegan Prita, dia tak banyak terlibat. Kader PDIP yang banyak berkomunikasi dengan Prita berasal dari DPD Banten.

"Yang saya pahami, Prita dan pengurus DPD Banten saling komunikasi intensif. Kemauan sebagai kader atau caleg PDI Perjuangan dari Ibu Prita sendiri. Partai kan tidak bisa memaksa," tutur pria yang juga anggota Komisi I DPR ini.

Prita Mulyasari maju nyaleg dari PDIP. Dia maju dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten III.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%