detikcom
Selasa, 23/04/2013 15:31 WIB

Jadi Caleg PDIP, Prita Pernah Dikunjungi Megawati

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Prita Mulyasari memilih PDIP menjadi kendaraan politiknya untuk menuju Senayan. Apa yang membuat Prita memilih PDIP?

"Saat Prita ditahan, Ibu Megawati dan saya sebagai Sekjen juga mendatangi di LP dan memberikan dukungan pembebasan dan keadilan buat Ibu Prita," kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, mencoba menjelaskan hubungan antara Prita dan PDIP.

Hal itu disampaikan Tjahjo saat berbincang dengan detikcom, Selasa (23/4/2013).

Meski demikian, Tjahjo menambahkan, dalam proses pencalegan Prita, dia tak banyak terlibat. Kader PDIP yang banyak berkomunikasi dengan Prita berasal dari DPD Banten.

"Yang saya pahami, Prita dan pengurus DPD Banten saling komunikasi intensif. Kemauan sebagai kader atau caleg PDI Perjuangan dari Ibu Prita sendiri. Partai kan tidak bisa memaksa," tutur pria yang juga anggota Komisi I DPR ini.

Prita Mulyasari maju nyaleg dari PDIP. Dia maju dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten III.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/van)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%