Detik.com News
Detik.com
Selasa, 23/04/2013 13:47 WIB

Hari ke-190 Jokowi

1.156 PNS DKI Daftar Ikut Lelang Jabatan Lurah dan Camat

Ray Jordan - detikNews
 1.156 PNS DKI Daftar Ikut Lelang Jabatan Lurah dan Camat
Jakarta - Pendaftaran seleksi dan promosi jabatan lurah dan camat terbuka telah ditutup. Tercatat, 1.156 pegawai negeri sipil (PNS) lolos seleksi administrasi.

Peserta lelang jabatan lurah dan camat ini mendaftarkan diri melalui sistem online.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, I Made Karmayoga, merinci 346 peserta mendaftar sebagai calon camat dan 810 peserta lainnya mendaftar sebagai lurah.

"Pendaftaran telah resmi ditutup pada pukul 00.00 tadi malam. Setelah diseleksi ada 38 peserta yang gugur," kata Made, di Gedung Balaikota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2013).

Made mengatakan peserta yang telah mendaftar diwajibkan mencetak kartu ujian. Bagi peserta yang tidak mencetak kartu ujian terancam dinyatakan gugur.

"Karena kartu ujian merupakan salah satu syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya," ujar dia.

Setiap peserta selanjutnya wajib mengikuti seleksi kompetensi bidang pada tanggal 27-28 April 2013 di 11 SMA dan SMK di Jakarta.

"Saya harap semua semangat ikut kompetisi. Tanpa kompetisi jangan harap ada kemajuan," kata Made.

Peserta yang lolos dalam kompetensi bidang melanjutkan seleksi kompetensi manajerial. Peserta akan diajukan sebanyak 100 pertanyaan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(jor/aan)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%