detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 23/04/2013 13:35 WIB

Ini Penampakan Ruas Jalan Layang Non Tol Casablanca yang Mangkrak

Agung Pambudhy - detikNews
Jakarta - Ruas jalan layang non tol Kampung Melayu-Tanah Abang yang dikenal dengan jalur layang Casablanca mangkrak. Padahal sudah hampir 90 persen pengerjaan proyek itu rampung.

Gubernur DKI Jakarta Jokowi menyebut kalau ada masalah teknis penganggaran dalam proyek itu sehingga proyek terhenti. Semestinya, akhir tahun 2012 proyek selesai. Jadi pada 2013 ini tak dianggarkan lagi.

Berdasarkan pantauan, Selasa (23/4/2013) di kawasan Casablanca, sama sekali tak terlihat aktivitas pekerjaan. Bangunan besar itu hanya teronggok begitu saja membelah ruas di kawasan Ambassador.

Padahal, bila ditilik ruas jalan itu sudah bisa digunakan, walau ada beberapa bagian yang belum tuntas. Pembangunan proyek ini dimulai sejak 2010. Tujuan awalnya memecah kemacetan di kawasan bisnis di sekitar Ambassador.

Apa jadinya proyek ini ke depan bila mangkrak? Mungkin bisa seperti tiang monorel yang sama sekali hanya jadi saksi bisu, cita-cita memerangi kemacetan.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ndr/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%