detikcom
Selasa, 23/04/2013 11:02 WIB

Saan: Pengurus Baru DPP PD Sudah Maksimal, Tak Ada Pembersihan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Halaman 1 dari 2
Saan Mustopa,
Jakarta - Saan Mustopa kembali masuk pengurus DPP PD. Saan menilai pengurus baru DPP PD sudah hasil maksimal dan tidak ada lagi kubu-kubuan di internal PD.

"Saya akan jalankan tugas. Tentu ketua umum dan formatur sudah mempertimbangkan banyak hal , ya menurut saya mudah-mudahan ini hasil maksimal dari yang disusun," kata Saan kepada detikcom, Selasa (23/4/2013).

Dia mengimbau semua pengurus PD langsung bekerja keras. Karena Pemilu 2014 sudah di depan mata.

"Ya kita berharap kepengurusan baru itu mulai bekerja secara maksimal. Agar bisa meraih kembali kepercayaan publik," kata Saan.

Saan yakin pengurus baru PD ditunjuk karena kapasitas dan kompetensi. Dia yakin tak ada pemikiran pembersihan loyalis eks ketum PD Anas Urbaningrum dari pengurus DPP PD.

"Tidak ada (pembersihan). Jadi itu sudah hasil maksimal dan mudah-mudahan semua elemen diberi ruang yang sama," kata orang dekat Anas ini.

Berikut susunan pengurus DPP PD 2013-2015:Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%