detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 13:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 23/04/2013 01:15 WIB

Nenek Syarifah Ditemukan Tewas Mengenaskan, Perhiasan Emasnya Raib

Feri Fernandes - detikNews
Ilustrasi
Aceh - Seorang nenek asal Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh ditemukan tewas mengenaskan. Leher nenek berusia 85 tahun tersebut digorok orang tak dikenal di rumahnya. Dugaan kuat korban dirampok karena empat mayam emas milik korban raib.

Korban teridentifikasi bernama Syarifah, berdomisili di Desa Leubu Masjid, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen. Jasad Korban pertama sekali ditemukan oleh Ramli yang merupakan tetangga korban sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (22/4/2013) saat menjenguk korban yang seharian tidak keluar rumah.

"Korban ditemukan Ramli sudah tidak bernyawa lagi dengan kondisi luka sayat dibagian leher sepenjang 12 centimeter. Diduga kuat, nenek itu korban perampokan, karena empat mayam emas milik korban raib," Kata Kapolsek Makmur, Iptu Sufli, Senin (22/4/2013) malam.

Menurut Sufli, peristiwa perampokan tersebut diduga terjadi pada tengah Minggu (21/4) malam. Karena terlihat darah bekas gorokan itu sudah kering. Selama ini korban yang telah menjanda itu tinggal di rumah hanya seorang diri.

"Pihak keluarga mengakui kalau korban tidak mau diajak tinggal bersama di rumah anaknya sendiri. Ia cenderung memilih tinggal sendiri sambil memelihara empat ekor lembunya," jelas Sufli.

Setelah divisum di Puskesmas Makmur, jasad korban langsung dibawa pulang ke rumah anaknya di Desa Cot Puuk, Kecamatan Ganda Pura, Bireuen untuk dimakamkan.

"Saat ini kami terus berupaya mengungkap kasus pembunuhan ini hingga tuntas," sebutnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rmd/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%