Detik.com News
Detik.com
Selasa, 23/04/2013 01:15 WIB

Nenek Syarifah Ditemukan Tewas Mengenaskan, Perhiasan Emasnya Raib

Feri Fernandes - detikNews
Nenek Syarifah Ditemukan Tewas Mengenaskan, Perhiasan Emasnya Raib Ilustrasi
Aceh - Seorang nenek asal Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh ditemukan tewas mengenaskan. Leher nenek berusia 85 tahun tersebut digorok orang tak dikenal di rumahnya. Dugaan kuat korban dirampok karena empat mayam emas milik korban raib.

Korban teridentifikasi bernama Syarifah, berdomisili di Desa Leubu Masjid, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen. Jasad Korban pertama sekali ditemukan oleh Ramli yang merupakan tetangga korban sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (22/4/2013) saat menjenguk korban yang seharian tidak keluar rumah.

"Korban ditemukan Ramli sudah tidak bernyawa lagi dengan kondisi luka sayat dibagian leher sepenjang 12 centimeter. Diduga kuat, nenek itu korban perampokan, karena empat mayam emas milik korban raib," Kata Kapolsek Makmur, Iptu Sufli, Senin (22/4/2013) malam.

Menurut Sufli, peristiwa perampokan tersebut diduga terjadi pada tengah Minggu (21/4) malam. Karena terlihat darah bekas gorokan itu sudah kering. Selama ini korban yang telah menjanda itu tinggal di rumah hanya seorang diri.

"Pihak keluarga mengakui kalau korban tidak mau diajak tinggal bersama di rumah anaknya sendiri. Ia cenderung memilih tinggal sendiri sambil memelihara empat ekor lembunya," jelas Sufli.

Setelah divisum di Puskesmas Makmur, jasad korban langsung dibawa pulang ke rumah anaknya di Desa Cot Puuk, Kecamatan Ganda Pura, Bireuen untuk dimakamkan.

"Saat ini kami terus berupaya mengungkap kasus pembunuhan ini hingga tuntas," sebutnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%