detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 22/04/2013 22:44 WIB

Kampus UMI di Makassar Diserang Sekelompok Orang Tak Dikenal, 3 Motor Dibakar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar diserang oleh sekelompok orang tak dikenal, Senin (22/4/2013) sore. Dalam penyerangan itu, tiga sepeda motor milik mahasiswa yang diparkir di depan halte dan depan masjid Umar bin Khattab hangus terbakar.

Penyerangan dilakukan puluhan orang. Mereka menggunakan sepeda motor dan merusak sebanyak 6 motor yang terparkir di halaman masjid. Anehnya, tiga motor yang dibakar dan 6 motor yang dirusak memiliki kode nomor polisi dari salah satu kabupaten di Sulsel.

Tiga sepeda motor yang dibakar adalah Yamaha Mio bernopol DD 6441 WK, Suzuki Satria FU bernopol DD 3804 WP, dan Yamaha Jupiter Z bernopol DD 4997 WO.

Salah seorang saksi mata, Firman Razak menyebutkan pelaku lebih dulu melempari mahasiswa yang berkumpul di dekat masjid Umar bin Khattab. Mendapat serangan tiba-tiba, para mahasiswa tersebut langsung lari kocar-kacir menyelamatkan diri.

"Para pelaku yang menggunakan cadar langsung merusak dan membakar motor mahasiswa yang ditinggalkan pemiliknya, setelah itu mereka kabur," ujar Firman yang juga menjabat staf di biro kemahasiswaan UMI ini.

Aksi penyerangan kampus swasta terbesar di Makassar ini diduga berkaitan dengan tewasnya salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum UMI bernama Geis Setiawan, sekitar pukul 13.30 WITA di RS Wahidin Sudirohusodo, setelah ditikam perutnya oleh sekelompok orang tak dikenal di jalan Racing Centre, Makassar, Minggu (21/4) sekitar pukul 23.30 WITA. Kini jenazah Geis sudah dipulangkan ke kampung halamannya di kota Palopo, Sulsel, sore tadi.

Hingga saat ini, aparat Polsek Panakukang dibantu Satreskrim Polrestabes Makassar mengusut kasus tersebut serta aksi penyerangan di kampus UMI. Aparat masih melakukan penjagaan di sekitar lingkungan kampus yang tidak jauh dari kantor Gubernur Sulsel ini.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mna/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%